Sebenarnya oleh pabrikan di Taiwan, Yang Chia Machine Works, grinder kopi ini dinamai Feima dengan tipe 600N, tapi kemudian ditahbiskan dengan sebutan baru oleh Maharaja Coffee, Latina, mungkin supaya lebih sexy 🙂 Cukup populer di antara penggemar kopi dengan harga di bawah dua juta dan punya kemampuan yang sangat baik. Salah satunya bisa melakukan grind yang sangat halus untuk yang menggemari  Turkish Coffee, dan tentu saja espresso. Kecepatannya sangat mengesankan, hanya perlu 11 detik untuk 20 gr kopi, sekelas dengan grinder espresso profesional lain yang sudah masuk dalam ulasan saya. Hal ini disebabkan oleh kemampuan motornya yang mampu berputar hingga kecepatan 2000 rpm, sebuah fitur menarik dari sebuah grinder buatan Taiwan. Keterangan mengenai harga dan hal2 lainnya bisa didapatkan di Maharaja Coffee dan inilah ulasan singkatnya.

Bentuknya sangat kecil dengan berat yang kurang dari 4 kg dengan casing terbuat dari besi. Bean hopper atau kontainer tempat biji kopi terbuat dari plastik yang menurut spesifikasi bisa menampung seperempat kg dengan penutup yang tidak mudah terlepas. Menggunakan sistem step adjustment, yakni pengaturan kalus hasar gilingan kopi yang biasanya diidentifikasi dengan angka. Setting terhalus adalah angka 1 hingga angka 8 untuk yang paling kasar. Untuk espresso biasanya saya setting antara 1.5 hingga dua tergantung kopinya, sedangkan french press di angka 3.5 hingga 5. Pisau atau blade-nya seperti alat giling biasa, namun bisa menghasilkan grind yang cukup uniform dari halus hingga kasar. Di bagian bawah terdapat doser chamber atau alat penampung hasil penggilingan kopi yang terdapat lubang di atasnya untuk disambungkan dengan chute (tempat keluarnya kopi).

Walau kecil, ini grinder yang cukup istimewa buat saya karena selain kecepatan, akurasi, ringan, dan tentu saja dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan grinder khusus espresso. Saya belum tahu berapa lama kekuatan pisau-nya, tapi menurut pihak Maharaja Coffee, karena diperuntukan untuk keperluan domestik, maka pergantian blade akan berlangsung cukup lama.

Sejak semula saya sudah menyangka bahwa dosing chamber merupakan titik lemah grinder ini dikarenakan desain yang kurang sempurna. Kesalahan sedikit saja, akibat lubang yang terlalu kecil akan membuat aliran kopi menjadi mampat. Akibatnya, grinder akan mogok karena sumbatan kopi dan terjadi malfunction yang diperlukan pergantian fuse atau sekering. Saya tidak menggunakan dosing chamber-nya dan cukup mengganti dengan tempat lain untuk menghindari masalah yang tak perlu.

Instalasi hanya memasang bean hopper, masukan kopi, sambungkan ke listrik, atur angka grind, dan pencet tombol. Kopi akan digiling dengan kecepatan mengagumkan seperti yang sudah saya sebutkan di atas dan hasil yang cukup konsisten. Feima atau Latina merupakan salah satu best seller di Maharaja Coffee dan tidaklah mengherankan karena faktor harga serta kinerja yang sudah saya coba sendiri.

Salah satu yang saya rekomendasikan untuk para penggemar kopi yang ingin mempunyai grinder bagus dengan harga terjangkau. Latina.

* * * *

24 replies
  1. ronny noverius
    ronny noverius says:

    saya baru beli n600 dan sudah mencoba ukuran 1 (terhalus) sampai dengan 8 (terkasar) akan tetapi pada ukuran terhalus saya menemukan hasil grind yang kasar (belum cocok untuk espresso) setelah saya menanyakan kepada resselernya, n600 memang memerluka 3-5x grinder untuk mendapatkan hasil untuk espresso. Apakah benar demikian? atau grindernya yg sudah tumpul?

  2. boy archery
    boy archery says:

    kang toni, saya ada liat seller yang jual mirip banget sama latina n600 nya maharaja, merk nya fei ying , hrg nya ga sampai 1 jt .. apakah sama dengan latina n600 nya feima atau latina ini ?
    soalnya hasil gilingannya masih terlalu kasar kalo buat espresso dengan mesin silvia ..
    mohon sarannya … trims

  3. Ashadi
    Ashadi says:

    Malam pak tony.. Saya mau update comment saya terakhir.. Akhirnya grinder HS600 saya buka, saya bersihkan, kalibrasi ulang, ternyata sepertinya si distributor masang kalibrasinya sengaja paling halus dibuat kasar, mungkin agar tidak cepat rusak mata borr nya. Alhasil sekarang lebih ideal.. Tapi saya masih liat ada bongkahan2 kasar diantara yg halus, jadi komen saya.. Hasil grinding bagus, tp masih kurang merata.

    Makasih update-nya 🙂

  4. Ashadi
    Ashadi says:

    Salam pak toni.. I love your blog btw.. Bener2 satu2nya ensiklopedia web based di indonesia.. Apa mungkin kawan baik ama mbah google? setiap kali search hal kopi di situ, cikopi ga pernah absen dari informasi penting.. ☺
    Saya newbie di kopi, pake senjata gaggia color yg pake stainless pressurize portafilter.. Hasilnya lumayan.. Grinder saya beli HS600 dari tokomesin.com, saya ga terlalu paham apa yg salah.. Hasil gilingannya tidak merata, dan the finest setting ga pernah halus, dan terlalu banyak coffe dust nya.. dan saya rasa ga bisa dibilang cocok u/ turkish, seperti pak tony bilang diatas.. Tapi setau saya, ini tipe yg sama dgn latina 600n ato feima 600n.. Harganya sih emang jauh lebih murah dr tempat lain.. apa yg salah yah? Saya lagi pesan Krups GX1-14. Saya beli US$45 di ebay.. Sayang onkirnya jg US$45 juga, hehe..

  5. Tyan
    Tyan says:

    OH iya pak toni , misal untuk pembelian Grinder ini apakah untuk sparepartnya tersedia dan mudah mendapatkannya?

    Tersedia di Maharaja Coffee, jadi gak susah.

  6. fahmi
    fahmi says:

    Pak toni klo pk grinder latina utk setting vietnam drip di posisi brp pak kehalusannya? Trims

    Coba antara no.2 hingga 3, dan lihat waktu ekstraksinya, pilih yang rasanya paling pas.

  7. fahmi
    fahmi says:

    kalau begitu menurut pak toni lebih recomended yang latina yah? 🙂 utk keperluan pribadi dan cafe kecil”an nantinya. Trims

  8. fahmi
    fahmi says:

    pak toni, saya tertarik dengan grinder latina ini tetapi sya juga tertarik dgn grinder merk kurps GVX2 krn harganya lebih murah drpd latina nah menurut anda gimana pak, recomended yang utk penggunaan pribadi dan nantinya akan digunakan utk cafe kecil2an. Trims

    Hi Fahmi, saya belum mencobanya, tapi grinder ini ditujukan buat keperluan domestik bukan komersial.

  9. sutrisno
    sutrisno says:

    @linda,coba bantu jawab yah.saya pakai grinder ini di rumah.tergantung pemakaian bu linda.kalau utk spesialis espresso,mending grinder khusus espresso.tapi klo menggunakan seduh manual seperti french press,siphon,turkish coffee,coFfee drip ini membutuhkan kadar halus kasar yg berbeda2,dan latina saya anjurkan.karna mengganti setting grindsize yang cukup mudah.

  10. Linds
    Linds says:

    Salam Pak Toni, sy baru belajar tentang kopi. Bgmn kl pilihan grinder Latina dg Grinta utk pemain cafe baru?apa pilihan pak Toni. Krn main specialist nya bukan di kopi. Tx

  11. Sabam Malau
    Sabam Malau says:

    Mas Toni, thanks atas pemuatan berita yg perlu dan bermanfaat tsb. Pengen juga neh beli Grinder Latina ini. Sebagai pemula seperti saya ini rasanya harga menjadi pertimbangan serius. Dimanakah aku bisa beli dengan harga diskon Pak Toni?
    Thanks.
    Salam. Horas.
    Sabam Malau

  12. kahar
    kahar says:

    IMHO kalau untuk bikin coffee grinder mah urusan kecil buat taiwan , 90 % dari chip computer , ipad , iphone semua buatan taiwan , apa itu ngga lebih rumit , ini mah gampang hanya grinder . Ya ibarat beli Ferrari dan Toyota deh

  13. santo
    santo says:

    Bagaimana dengan kestabilan hasil gridnya pak? apakah bisa 100% atau ada defectnya? artinya apakah masih perlu di saring lagi?

  14. Kasmito
    Kasmito says:

    LATINA 600N official grinder for Indonesia Specialty Coffee Auction (ISCA) 2010 Bali. Dan sudah 2 kali menjadi Sponsor di Q-grader training di Jakarta dan Medan. dan di juluki sebagai cupper’s must need oleh para certified Q-grader local dan international.

  15. Enrico
    Enrico says:

    Kang, saya kemarin ke AJBS Surabaya, ada beberapa mesin coffee related merek Princess, termasuk grinder dan coffee maker, itu merek mana dan gimana ya reviewnya? Kang Toni pernah liat?

  16. fatma
    fatma says:

    btw….sorry,saya kurang percaya sama mesin buatan taiwan…meskipun harganya terjangkau,tetapi kalau mesinnya cepat rusak…kan dihitung2 harganya jadi mahal juga,kan perlu biaya utk perbaiki mesin,dll….

    It’s free market …

  17. Enrico
    Enrico says:

    Kang, di Gandaria City ada toko IPB, di situ juga jual kopi (nampung dari brand lain, saya lupa yang mana), nah di sana ada grinder Feima eh Latina ini hehehe.

    Kayaknya sih ini grinder akan jadi salah satu target saya hahaha…

    Iya saya juga dah liat kemaren. Itu kopi dari Maharaja Coffee.

  18. budi
    budi says:

    LOL. Brandnya bisa jadi tidak sengaja jadi plesetan Faema yg Italiano.
    Tapi mungkin juga tidak ada maksud begitu, karena ‘Feima’ artinya ‘kuda terbang’ dlm bhs mandarin. 😀

    Emang 🙂

Trackbacks & Pingbacks

  1. […] adalah grinder ke-4 yang pernah saya tulis untuk kelas domestik atau keperluan sehari-hari setelah Latin N600 dari Feima buatan Taiwan, Ascaso i-Mini , dan terakhir Grinta dari Nuova Simonelli. Baru beberapa […]

  2. […] Yang Chia Machine Works via Maharaja via Cikopi] Categories : Grinder, Knowledge, Mesin Tags : Feima, grinder, Latina600N, Maharaja […]

Comments are closed.