Entries by toniwahid

Mazzer ZM

Sampai saat ini saya belum bisa memutuskan persekutuan dengan Mazzer Kony, yang menurut pendapat pribadi, inilah grinder kopi terbaik dari Mazzer yang masih belum ada pesaingnya. Dengan kecepatan burr yang hanya 600 RPM dan mengadopsi konikal burr, serta tak sulit mencari ukuran yang pas buat espresso, Kony adalah grinder yang selalu saya rekomendasikan untuk siapa […]

Grinder Mahlkönig E65S

Sudah beberapa produk Mahlkonig yang pernah saya tulis di blog ini. Setiap menuangkan tulisan tentang produk perusahaan ini biasanya saya lebih bersemangat menceritakan pengalaman menggunakan produknya. Ini yang terbaru, Mahlkonig E65S, grinder espresso yang baru saja dirilis tahun ini. Kalau pembaca ingin langsung pada kesimpulan tanpa harus berlama-lama membaca uraian saya di bawah, Mahlkonig E65S sangat […]

Timemore Pelican : Teko Listrik Pintar

Teko listrik untuk menyeduh kopi yang dilengkapi dengan fitur temperatur yang bisa disesuaikan bukanlah hal yang baru. Produk seperti Bonavita, Brewista, dan nama-nama lainnya sudah banyak dijual di pasaran dengan harga yang beragam pula tentunya. Tapi mungkin yang satu ini agak berbeda dengan teko listrik lainnya dan selama beberapa hari saya berkesempatan untuk menjajalnya. Inilah […]

Samantha dari Hiroia

Pembuat kopi otomatis favorit saya seperti Technivorm tak memiliki koneksi ke “bluetooth” dan menyerahkan sepenuhnya kendali seduh kepada mesin yang bersangkutan. Hal ini tidak berlaku bagi Samantha, sebuah produk pembuat kopi otomatis keluaran Hiroia, anak perusahaan Hario Jepang. Saya berkesempatan mencobanya dan mungkin Anda tertarik untuk memiliki asisten pribadi untuk menyeduhkan kopi favorit kapanpun Anda […]

Cafelat Robot

Dalam jagat seduh espresso manual atau tanpa yang harus menggunakan tenaga listrik, Cafelat Robot merupakan produk yang baru diluncurkan kurang dari 1 tahun lalu. Prototipnya sudah ada sejak tahun 2016 dan ini adalah versi yang sudah disempurnakan. Apa keunggulannya ? mudahkah digunakan ? bagaimana bila dibandingkan dengan kompetitornya seperti Flair atau ROK Presso ? Tentang […]

Red Flover : Keseruan Berjualan Kopi Dengan VW kombi

Walau orang tua Stevie Franciscus (32) merupakan pemilik Lexus LX470, sebuah Toyota Land Cruiser versi mewah, namun rupanya ia telah jatuh hati pada mobil Volkswagen versi Combi keluaran tahun 1984 yang kini ia gunakan untuk berjualan kopi sambil menelusuri beberapa kota di pulau Jawa. Bagaimana petualangan lajang lulusan S1 Hubungan Internasional di FISIP Universitas Prof. Dr. […]

PuqPress M1

Adalah Puqpress perusahaan yang memberikan kemudahan kepada para Barista untuk tak lagi melakukan tamping atau memadatkan kopi di dalam portafilter secara manual yang biasanya dengan menggunakan alat yang dikenal dengan tamper. Cukup masukan porta yang telah berisi kopi ke dudukan alat ini yang selanjutnya akan melakukan tamping sendiri dengan mekanisme pneumatic sekaligus memoles hasilnya. Selesai.

Flair Signature Pro

Tak perlu pasokan listrik hingga ribuan watt seperti mesin espresso pada umumnya karena alat seperti Flair didesain untuk dioperasikan secara “unplugged” atau cukup dioperasikan dengan tangan. Flair versi sebelumnya sudah pernah saya ulas sebelumnya Flair : Pembuat Espresso Manual. Tapi yang satu ini agak lain, karena sudah dilengkapi dengan “pressure gauge” atau manometer hingga pengguna […]

Juara IBRC 2019 : Muhammad Fakhri

Jadilah seperti seorang Muhammad Fakhri (27) penyandang disabilitas pertama yang baru saja meraih gelar sebagai penyeduh kopi nomor 1 se-Indonesia daam event Indonesia Brewers Cup tahun 2019. Sebuah prestasi yang wajib dibukukan dalam narasi kopi di Indonesia. Tulisan singkat tentang pria kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur dan secuplik perjalanannya dari dunia Psikologi dan Kriminologi ke ranah […]