Salah satu grinder kopi yang saya rekomendasikan bagi para coffee aficionado untuk keperluan di rumah adalah Rancilio Rocky. Merek Italia ini sudah diproduksi sejak tahun 1991 dan baru saja melakukan face lift di akhir tahun 2009 hanya untuk bagian base-nya.

Perusahaan Rancilio mengeluarkan dua jenis grinder untuk keperluan rumah yakni yang menggunakan doser (wadah penampung kopi setelah proses penggilingan) dan doserless (tanpa wadah penampung). Mari kita bongkar kardusnya dan tunggu ulasan selanjutnya dari grinder kopi yang merupakan salah satu ikon dan banyak mendapatkan pujian karena kualitas, konsistensi, daya tahan, motor yang tangguh serta suara yang halus.

Grinder ini dijual dengan harga 4,2 juta rupiah, lebih murah dari si legendaris Mazzer Mini yang bisa berharga lebih dari 7 juta rupiah. Untuk keperluan di rumah dimana frekuensi menikmati kopi hanya bisa hitung dengan sebelah jari sangat disarankan untuk memilih tipe doserless dengan alasan sebagai berikut :

  • Praktis karena kopi hasil penggilingan langsung bisa ditampung di portafilter, gelas french press, atau Vietnam drip. Pada tipe doser, kopi harus digiling dalam jumlah cukup banyak agar setiap pull menghasilkan jumlah konsisten.
  • Tidak banyak kopi terbuang, menghemat kopi.
  • Tidak perlu membersihkan doser dari sisa kopi.

Tipe doser atau yang menggunakan penampung kopi memang menyenangkan, tapi jenis lebih cocok untuk cafe kecil dimana barista harus menyiapkan kopi dalam jumlah yang cukup banyak. Tentu saja tidak ada salahnya kalau anda lebih memilih tipe doser karena dari segi kinerja kedua grinder ini menggunakan motor untuk tipe MD40 yang dikenal tangguh untuk keperluan komersial.

Selanjutnya foto2 di bawah ini diharap bisa menjelaskan secara singkat penampakan Rocky tipe doserless dan saya sedang menyiapkan posting selanjutnya untuk melihat kinerjanya.

Salam seruput kopi.

* * * * *

 

4 replies
  1. rama3i
    rama3i says:

    Mantab pak reviewnya.

    Rocky doserless sayangnya ninggalin banyak kopi di celah antara tempat keluarnya kopi dan grinder. Dan gak enaknya klo doserless gak bisa dicukit2 pak :p…

    Sisa kopi di chute memang jadi masalah, tapi menurut saya masih OK. Cukup grind sedikit agar sisa kopi ikut keluar 🙂

  2. luvkatz
    luvkatz says:

    Wah, jadi beta tester lagi Mas Toni? Rocky yang doserless ini memang cocok buat di rumah. Simpel dan tidak makan tempat. Enjoy 😉

    Iya nih … Rocky sudah banyak menjadi andalah home barista karena kunggulan grinder yang bisa dimasukan ke kelas pro.

Comments are closed.