DODDY

Saya mewawancari Doddy Samsura yang baru saja berlaga di ajang World Barista Competition 2013 di Melbourne, Australia tanggal 23-26 Mei lalu. Doddy adalah juara Indonesia Barista Competition untuk kedua kalinya setelah sebelumnya juga menyabet gelar yang sama. Sebagai wakil Indonesia, Doddy berbagi pengalamannya selama mengikuti pertandingan serta berada diperingkat 25 dari 51 negara peserta.

doddy3

Pengalaman berharga apa yang didapatkan di event World Barista Competition (WBC) 2013 di Australia kemarin  ?
Proses atau perjalanan saya dan tim menjadi pengalaman yang paling berharga bagi saya. Saya menyadari bahwa banyak orang yang mungkin memiliki bakat yang lebih baik dari saya, namun berkat bekerjasama dengan coffee producer dan roaster saya untuk mendapatkan kopi terbaik yang bisa kami dapatkan, berproses dengan pelatih, dan dukungan penuh dari crew dan owner dari 1/15 coffee, kesempatan besar kali ini berpihak kepada kami..

Apa yang bisa dipelajari dari peserta negara lain ?, Terus, ceritakan saat Doddy tampil, dari awal, hingga signature drink.  Persiapan apa yang dilakukan sebelum tampil?
Pete Licata  (Juara Dunia WBC 2013) dan Matt Perger (Finalis WBC 2013 dari Australia)  melakukan persiapan untuk WBC kali ini selama 2 tahun. William Hernandez dilatih oleh juara dunia 2011. Talent is never enough, we need effort, teamwork and intelligence to win championship.

Persiapan sebenarnya sudah dilakukan sejak persiapan utk IBC regional Jakarta. 1/15 mendukung penuh untuk keikutsertaan saya dan persiapan latihan. Bekerjasama dengan Morph Coffee sebagai roastery untuk memilih kopi yg sesuai dengan karakter yang saya inginkan. Menentukan ide presentasi hingga simulasi pertandingan. Akhirnya utk WBC persiapan tidak dari ‘nol’ lagi.

doddy2

Pematangan dari latihan teknik terus dilakukan. Evaluasi dari hasil IBC terus dperbaiki dan dibenahi. Latihan yang menyerupai pertandingan tetap dilakukan. Semua ini tidak lepas dari bantuan banyak pihak, 1/15 coffee & crew, Morph Coffee untuk mendapatkan kopi terbaik, para pelatih untuk ide dan evaluasi, Rotaryana untuk tempat latihan dengan Aurelia T3-nya (mesin espresso), SCAI dengan dukungannya, dan doa dari banyak pihak. Ini tentang kerja sama tim. Ini bukan perjuangan atau usaha pribadi saya sendiri. Banyak pihak yang terlibat dan membantu. Hingga di Australia sana, orang Indonesia yang memang tinggal di sana ataupun yang sedang berkunjung kesana sangat banyak membantu dan memudahkan saya dalam segala sesuatu.

Saya sangat bersyukur akan hal itu dan sangat berterimakasih atas semua bantuan dan dukungan yang diberikan.
Dan penampilan yang saya bisa berikan, bagi saya pribadi saya cukup puas atas hasil yang saya peroleh. Dengan kopi lokal dari Jawa barat Indonesia yang di roasting oleh roastery yang baru berumur 3 bulan saya bisa menampilkan kopi dengan cita rasa yang begitu menarik. Dalam  presentasi saya, saya menyebutkan bahwa kopi Jawa Barat ini yang honey process natural  dapat memunculkan taste of red cherry. Dan hal tersebut di amini oleh dewan juri perasa.

Tentang Signature Drink : Menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya karena bisa memperkenalkan taste dari kopi indonesia dengan tasting notes yg mungkin bukan ‘khas’ dari kopi Indonesia. Selain itu cita rasa kopi tersebut juga memiliki sentuhan lemon. Dari sanalah signature drink saya saya kembangkan.

Saya membuat sponge lemon yang terbuat dari putih telur, gula pasir dan lemon zest (catatan : parutan kulit lemon)
Fungsinya utk memberi tekstur yang  lembut, dan meningkatkan rasa lemon dan manis yang ada pada espresso. Dari sini poin sinergi dan kreativitas yang saya tonjolkan.

doddy4

Bagaimana suasana perkembangan kopi saat melihat cafe di sana. Apa yg dirasakan?
Perkembangan kopi di melbourne mungkin salah satu kota yang paling maju di dunia. Kurang lebih ada 50 brand coffee shop yang mengusung tema specialty di sana. Tentunya ini sangat memanjakan selera para pencinta kopi di sana.

Siapa orang-orang yang ingin Doddy sebutkan namanya dan berkontribusi dalam event ini ?
Ibu Lia dan keluarga (1/15 Coffee), Andrew Tang, John Ting, Arief Said sebagai pelatih, Morph Coffee sebagai roaster, Klasik Beans sebagai coffee producer yang saya gunakan yang sudah mengundang saya untuk langsung datang ke kebun dan memberikan pemahaman saya tentang coffee processing lebih dalam, 1/15 crew, Ronald Prasanto yg membantu menemukan signature beverage, SCAI yang sudah memberi kesempatan untuk berkembangnya barista-barista Indonesia, Rotaryana yang sudah mensponsori tempat dan mesin untuk latihan, Joseph Erwin sebagai barista buddy saya di Melbourne, Syahrani dari Coffee Life yang juga selama di Melbourne, istri serta anak saya yg selalu mendoa’kan.

Apa rencana selanjutnya ?
The next plan is to try and represent again next year in Italy. Hehehe. ini pertanyaan sulit pak Toni. Niatan klisenya pengen mengelola kopi dari hulu sampe hilir. Kepengen terlibat di kebun untuk menjaga  kualitas dari budidaya sampe processing, pengen belajar me-roasting dan juga tetap terus nge-brew untuk para customer agar orang-orang bisa lebih menghargai kopi Indonesia dari segi kualitas, bukan sekedar negara penghasil kopi.   

*  *  *

 pete-licata

12 replies
  1. Boedi Wiyarno
    Boedi Wiyarno says:

    Senang sekali pernah diajari oleh Pa Doddy Samsura walaupun sebentar di Barista Workshop yang diadakan di Yogyakarta pada hari Sabtu yang lalu. Keep up the good work Pa Doddy

  2. ugy
    ugy says:

    selamat u bang doddy samsura…
    smoga sukses selalu…

    semoga kopi indonesia juga semakin maju…

    untuk pak toni wahid terima kasih atas info yg selalu up date 🙂

  3. Raseuki
    Raseuki says:

    Aku salut banget sama blog ini, sebagai penikmat kopi rasanya sedikit terlambat untuk mengetahui ada blog keren seperti ini.

    Maju terus, Pak!
    dan semangat terus untuk barista Indonesia.
    😀

  4. Doddy Samsura
    Doddy Samsura says:

    Terimakasih Pak Toni utk wawancaranya. Senang sekali bisa berbagi pengalaman disini. Mudah2n kedepan barista Indonesia bisa mendapatkan hasil yg lebih baik.
    Maju terus dunia kopi Indonesia, maju terus para Barista, dan maju terus utk cikopi.
    Sekali lagi terimakasih pak Toni… 🙂

    Well done Doddy !

  5. Ronprasanto
    Ronprasanto says:

    Tanpa cikopi saya bener2 bisa gak punya info apa apa tentang dunia kopi, sangat update, mantab doddy,keren bgt,selamat buat kalian semua ( andrew, lia, arief)

    Welkom Sir. Suka miris lihat Ronald bermain dengan bahan kimia, takut bledug 😀

  6. lucky prasetya
    lucky prasetya says:

    salut buat bang doddy and thaks buat bang toni yg selalu memberi info terkini tentang kopi serta barista di indonesia..
    maju terus barista indonesia

  7. Enrico
    Enrico says:

    Masih ada video kang Doddy lagi tanding??

    Iraha nyak menyaksikan barista di WBC bagaikan orang2 nonton bulutangkis di TV :’3

  8. Lidya
    Lidya says:

    Wow….Cikopi memang selalu yg terdepan. Saya jg sdh menyaksikan via live streaming, dan memang Pak Doddy cukup prepare and terlihat bit nervous hehehe. Yah, namanya kompetisi internasional, pasti bikin nervous, tapi penampilan barista Indo yg satu ini memang KEREN :). Semoga tahun depan bisa ikutan WBC lagi ya… Sukses Terus Pak Doddy 🙂

Comments are closed.