Untuk yang mau memulai usaha kopi dengan modal seadanya, bolehlah meniru jejak Arif Budiawan (33) yang dengan gerobak kopinya sudah membuka beberapa cabang di seputaran kota Bandung. Namanya Kopi Jenggo, dan cukup dengan gerobak dorong beserta peralatan seduh seperi Rok Presso dan French Press, ia sudah bisa menyajikan kopi kepada para pengunjungnya di kantin lantai 3 Trans Studio Mall, kota Bandung. Ingin tahu rahasia suksesnya ?

Sekitar 4 tahun lalu Arif yang sebelumnya bekerja di salah satu gerai kopi ternama mulai berpikir untuk membuka usaha sendiri. Pekerjaan yang menuntutnya untuk berpindah dari satu kota ke kota lain sepertinya belum memberikan kepuasan dan tentu saja cukup melelahkan

Ia mulai berhitung modal yang diperlukan untuk sebuah modal bisnis untuk sebuah usaha kopi yang akan menyasar pasar anak-anak muda. Tak mampu membuka usaha di ruko, beserta rekan usahanya Arif memutuskan untuk mluai berjualan kopi dengan sebuah gerobak dorong.

Mengapa grobak ? Ya karena keterbatasan dana, maka jadilah sebuah gerobak yang ia pesan dijadikan tempat untuk menjajakan kopi. Saat pertama ia mengambil lokasi dipinggiran jalan kota Bandung dengan penganan kue balok yang dikemudian haria

Berbekal pengalaman di gerai kopi, ia meracik berbagai sajian kopi baik pana maupun dingin dan harga maksimal 14 ribuan. Menu andalan ? Selain kopi hitam, salah satu menu andalan mereka adalah sajian kopi susu yang dicampur dengan alpukat.

Pembuatannya sederhana, hanya dengan campuran kopi dari Presso dan susu kental manis. Campur potongan buah alpukat nnegan tambahan sedikit air lalu kesemua bahan di campur dengan menggunakan “frothing” dan sajikan dengan es. Jadilah minuman kreasi Arif ini banyak dicari oleh para pengunjungnya.

Jadi dengan sedikit kreativitas dan modal terbataspun, sebuah warung kopi bisa menjadi salahs atu sumber penghasilan. Kini Kopi jenggo sudah mempunyai 6 gerai dan Arif harus sibuk wara wiri untuk memastikan produknya tetap digemari para langganannya.

 *  *  *

3 replies
  1. Budha Sutedja
    Budha Sutedja says:

    waktu jaman saya masih kerja Dj….
    Nasi jenggo harga 150 rupiah di galan gajah mada Denpasar Bali
    ini th era 80an,,
    mungkin ini kopi jenggo dari denpasar ide nya.
    mantabe
    budha

Comments are closed.