<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cikopi</title>
	<atom:link href="http://www.cikopi.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.cikopi.com</link>
	<description>Coffee Blog Brewed by Toni Wahid</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 May 2013 19:07:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Survey musik untuk cafe</title>
		<link>http://www.cikopi.com/2013/05/survey-musik-untuk-cafe/</link>
		<comments>http://www.cikopi.com/2013/05/survey-musik-untuk-cafe/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 May 2013 18:57:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>toniwahid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aksesoris/Alat Kopi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cikopi.com/?p=13300</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini tulisan saya akan mencoba mengangkat peran musik pada sebuah cafe, sebuah elemen yang seringkali dilupakan, tapi bisa jadi sangat penting untuk meresonansi suasana yang ingin ditampilkan. Perlu digarisbawahi bahwa cafe bukanlah tempat clubbing, yang memperdengarkan musik dengan volume kencang sehingga membuat pengunjung susah berinteraksi. Tapi pertanyaannya, musik apa yang cocok diputar di sebuah [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/grado.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13319" alt="grado" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/grado.jpg" width="588" height="880" /></a></p>
<p>Kali ini tulisan saya akan mencoba mengangkat peran musik pada sebuah <em>cafe,</em> sebuah elemen yang seringkali dilupakan, tapi bisa jadi sangat penting untuk meresonansi suasana yang ingin ditampilkan. Perlu digarisbawahi bahwa <em>cafe</em> bukanlah tempat <em>clubbing</em>, yang memperdengarkan musik dengan volume kencang sehingga membuat pengunjung susah berinteraksi. Tapi pertanyaannya, musik apa yang cocok diputar di sebuah <em>cafe</em> ? Lebih spesifiknya, genre musik yang bagaimana ? Setidaknya <em>&#8220;good music that keep the vibe and energy going&#8221;</em> sebagaimana yang disitir majalah<em><a href="http://imbibemagazine.com/"> Imbible </a></em>edisi cetak bulan April kemarin.</p>
<p><span id="more-13300"></span></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/m1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13301" alt="m1" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/m1.jpg" width="588" height="880" /></a></p>
<p>Jadi saya meminta opini para pembaca kira-kira <em>genre</em> musik apa yang cocok untuk diputar di sebuah <em>cafe</em>. Tentunya hasil survey tersebut tidak bisa digeneralisasi, namun minimal para pemilik <em>cafe</em> khususnya bisa mengetahui selera para pembaca dan syukur kalau seandainya mereka bisa menyesuakan daftar putar lagunya. Jawaban berikut alasannya paling lambat kami terima seminggu setelah tanggal publikasi artikel ini dan hadiah <em>headphone</em> Grado SR60 akan menjadi milik seseorang yang namanya keluar dari hasil pengundian. Cukup jelas bukan ?</p>
<p>Jadi para pecinta kopi sekaligus penikmat musik (kecuali bagi Anda yang mengharamkan musik atau hidup di planet lain), kami tunggu pendapat Anda hingga tanggal 27 Mei 2013.</p>
<p style="text-align: center;">*  *  *</p>
<p style="text-align: left;"><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/audio-set1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13321" alt="audio-set" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/audio-set1.jpg" width="588" height="1177" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/mcintosh.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13304" alt="mcintosh" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/mcintosh.jpg" width="588" height="782" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/vintage.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13308" alt="vintage" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/vintage.jpg" width="588" height="547" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/stbx.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13311" alt="stbx" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/stbx.jpg" width="588" height="889" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/getback.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13305" alt="getback" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/getback.jpg" width="588" height="1007" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kk.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13312" alt="kk" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kk.jpg" width="588" height="766" /></a></p>
<p>Survey ini bisa terlaksana atas kerjasama cikopi.com dengan <a href="http://www.cikopi.com/2012/12/12-12-12-getback-coffee/">Getback Coffee, <strong>Rukomas Duta Fatmawati (sebelah ITC Fatmawati) Blok B2 No. 12, Jl. RS Fatmawati, Jakarta Selatan</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cikopi.com/2013/05/survey-musik-untuk-cafe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kalita Wave Pot</title>
		<link>http://www.cikopi.com/2013/05/kalita-wave-pot/</link>
		<comments>http://www.cikopi.com/2013/05/kalita-wave-pot/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 18:11:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>toniwahid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aksesoris/Alat Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Kalita Wave Pot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cikopi.com/?p=13266</guid>
		<description><![CDATA[Buat para manual brewer, teko bukanlah sekedar alat yang bertengger di kompor untuk memanaskan air belaka. Fungsi pentingnya seakan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tahapan menyeduh kopi terutama pada metode pour over. Berbicara mengenai teko, tentu kita tak bisa melupakan Hario Buono yang menjadi salah satu pelopor penggunaan teko khusus untuk pour over. Desain produknya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-13267" alt="kalita" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita.jpg" width="588" height="880" /></p>
<p>Buat para <em>manual brewer</em>, teko bukanlah sekedar alat yang bertengger di kompor untuk memanaskan air belaka. Fungsi pentingnya seakan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tahapan menyeduh kopi terutama pada metode <em><a href="http://www.cikopi.com/caffelogue/filter-kopi-pour-over/">pour over</a>.</em> Berbicara mengenai teko, tentu kita tak bisa melupakan <a href="http://www.cikopi.com/2010/11/hario-buono/"><em>Hario Buono</em> </a>yang menjadi salah satu pelopor penggunaan teko khusus untuk <em><a href="http://www.cikopi.com/caffelogue/filter-kopi-pour-over/">pour over</a></em><em>.</em> Desain produknya yang modern langsung menyabet penghargaan desain produk dari <a href="http://en.red-dot.org/" target="_blank"><em>&#8220;Red Dot&#8221;</em> </a>yang bergengsi dan masuk ke toko peralatan dapur <a href="http://www.williams-sonoma.com/" target="_blank"><em>Williams Sonoma</em></a>. Kini satu lagi produk teko <em><a href="http://www.cikopi.com/caffelogue/filter-kopi-pour-over/">pour over</a> </em> yang baru hadir di Indonesia, <strong><em><a href="http://kalita-usa.com/wave_pot.html">Kalita Wave Pot</a>.</em></strong></p>
<p><span id="more-13266"></span></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kal.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13283" alt="kal" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kal.jpg" width="588" height="343" /></a></p>
<p>Pertama kali melihat teko cantik yang kemudian saya tahu produksi Kalita ini saat booth <a href="http://www.intelligentsiacoffee.com/" target="_blank"><em>Intelligentsia</em></a> menggunakannya pada pameran SCAA yang berlangsung di <a href="http://www.cikopi.com/2013/04/scaa-exposition-boston-2/">Boston </a>kemarin. Kehadirannya bersaing dengan produk teko dari <a href="http://www.bona-vita.biz/products/k-main.asp"><em>Bonavita</em></a> yang dinobatkan oleh SCAA sebagai salah satu <em>&#8220;New Invention&#8221;</em> di tahun 2013. Semoga Anda masih ingat, selain produk <strong><em><a href="http://kalita-usa.com/wave_pot.html">Wave Pot</a></em></strong>, sebelumnya perusahaan Jepang yang sudah berusia lebih dari setengah abad ini juga mengeluarkan <a href="http://www.cikopi.com/2011/07/kalita-wave/"><em>&#8220;Kalita Wave&#8221;</em></a> produk <em>pour over</em> dengan bentuk filter-nya yang bergelombang.</p>
<p><strong>Spesifikasi :</strong> <a href="http://kalita-usa.com/wave_pot.html"><em>Kalita Wave Pot</em></a>  dibuat hanya satu ukuran dengan kapasitas satu liter. Badannya terbuat dari stainless yang berhias garis melingkar serta dilengkapi dengan pegangan yang terbuat dari kayu yang dibentuk sedemikian rupa agar kokoh saat dipegang, dan tentu saja untuk menahan panas. Tulisan Kalita digrafir yang terletak pada salah satu panel di bagian bawah, sedangkan bagian <em>&#8220;spout&#8221;</em> membentuk leher angsa dengan ujung lancip yang dimaksudkan untuk mengontrol volume dan jatuhnya air.</p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13270" alt="kalita4" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita4.jpg" width="588" height="1181" /></a></p>
<p><strong>Sumber Panas :</strong> Tentu saja teko ini fungsi dasarnya dimaksudkan untuk menjerang air, namun bila boleh saya sarankan sebaiknya menggunakan jenis kompor induksi yang langsung mentransfer panas ke teko tanpa meninggalkan jejak kotor sebagaimana pada kompor gas, walau kelemahannya haus listrik.</p>
<p><strong>Penggunaan :</strong> Bagi Anda yang belum memiliki atau ingin mengkoleksi teko cantik untuk keperluan menyeduh kopi sehari-hari, <strong><em><a href="http://kalita-usa.com/wave_pot.html">Kalita Wave Pot</a> </em></strong> bisa dijadikan salah satu pilihan yang saya rekomendasikan. Selain bentuknya yang tak bosan dipandang dengan bahan <em>stainless</em> yang mengkilap, bentuk<em> spout</em>-nya yang lancip sangat berguna bagi Anda yang ingin lebih mengontrol jatuhnya air pada saat proses menyeduh dengan teknik <em><a href="http://www.cikopi.com/caffelogue/filter-kopi-pour-over/">pour over</a>. </em></p>
<p><strong>Kesimpulan :</strong> Menyeduh kopi dengan cara <em><a href="http://www.cikopi.com/caffelogue/filter-kopi-pour-over/">pour over</a> </em>semakin banyak penggemarnya dengan beraneka ragam alat yang pada intinya berfungsi untuk menyaring atau memisahkan ampas kopi dengan menggunakan filter khusus. Selain penggiling kopi yang wajib dimiliki, pengalaman menyeduh dengan teknik <em><a href="http://www.cikopi.com/caffelogue/filter-kopi-pour-over/">pour over</a></em> rasanya tak lengkap bila kita tidak memiliki teko yang cukup representatif, walau fungsinya dasarnya hanya menuang air. Selain <strong><em><a href="http://kalita-usa.com/wave_pot.html">Kalita Wave Pot</a>, </em></strong>Tiamo yang bentuknya lebih kecil dengan volume 300ml adalah favorit saya yang digunakan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: center;">*  *  *</p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita6.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13272" alt="kalita6" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita6.jpg" width="588" height="960" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13271" alt="kalita5" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita5.jpg" width="588" height="901" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita8.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13285" alt="kalita8" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita8.jpg" width="588" height="880" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita9.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13288" alt="kalita9" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita9.jpg" width="588" height="880" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita10.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13286" alt="kalita10" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita10.jpg" width="588" height="880" /> </a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13289" alt="kalita11" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/kalita11.jpg" width="588" height="880" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cikopi.com/2013/05/kalita-wave-pot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Certified WBC Judge : Mira Yudhawati &amp; Headline</title>
		<link>http://www.cikopi.com/2013/05/sensory-wbc-judge-mira-yudhawati-headline/</link>
		<comments>http://www.cikopi.com/2013/05/sensory-wbc-judge-mira-yudhawati-headline/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 May 2013 19:14:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>toniwahid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cafe & Travelling]]></category>
		<category><![CDATA[Headlines / News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline Coffee]]></category>
		<category><![CDATA[Mira Yudhawati]]></category>
		<category><![CDATA[WBC Sensory Judge]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cikopi.com/?p=13256</guid>
		<description><![CDATA[Selalu menyenangkan berbincang dengan Mira Yudhawati (30), ibu seorang anak dan istri dari Resha Nareshwara di cafe milik mereka yang baru saja dibuka sekitar tiga minggu yang lalu, Headline Coffee di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Saya menulis tentang Mira hampir tiga tahun lalu sekaligus mengenalkan prestasinya sebagai cupper di dunia yang begitu maskulin. Bersama suaminya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/headline.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13281" alt="headline" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/headline.jpg" width="588" height="544" /></a></p>
<p>Selalu menyenangkan berbincang dengan <a href="http://www.cikopi.com/2009/12/mira-kopi-sumatera-itu-seperti-pria-atletis/" target="_blank">Mira Yudhawati</a> (30), ibu seorang anak dan istri dari Resha Nareshwara di cafe milik mereka yang baru saja dibuka sekitar tiga minggu yang lalu, <em>Headline Coffee</em> di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Saya menulis tentang <a href="http://www.cikopi.com/2009/12/mira-kopi-sumatera-itu-seperti-pria-atletis/" target="_blank">Mira</a> hampir tiga tahun lalu sekaligus mengenalkan prestasinya sebagai <em>cupper</em> di dunia yang begitu maskulin. Bersama suaminya kini ia tengah sibuk menata <em>Headline Coffee</em> yang lokasi tepatnya di Jalan Kemang Utara no. 50, sebuah cafe mungil yang telah mereka cita-citakan sejak dulu.</p>
<p><span id="more-13256"></span></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/headline3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13260" alt="headline3" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/headline3.jpg" width="588" height="880" /></a></p>
<p>Kita juga patut menyambut satu lagi prestasi yang baru saja diraihnya sebagai <em>Certified WBC Judge</em> untuk bidang cita rasa atau <em>sensory </em>yang ia dapatkan bulan lalu di Singapura. Mira adalah orang kedua di Indonesia setelah <a href="http://www.cikopi.com/2012/10/wbc-judgge-hendri-kurniawan/" target="_blank">Hendri Kurniawan</a> <em>(Technical WBC Judge)</em> yang kini berhak menjadi Juri di ajang kejuaraan Barista tingkat dunia. Di negara singa ini Mira harus melalui berbagai test ketat termasuk pengetahuan tentang peraturan pada kejuaraan Barista dan tentu saja ketajaman indera perasanya dalam mencicipi setiap cangkir kopi yang menjadi bahan ujian. Mira lulus sebagai perempuan pertama di Indonesia yang berhak menyandang titel<em> &#8220;Certified WBC Judge&#8221;., </em></p>
<p>Bagi yang tertarik mengikuti jejaknya, Mira selalu berpesan bahwa jangan takut untuk mengutarakan pendapat tentang rasa kopi karena di sinilah proses belajar bersama terjadi. Intinya, jangan takut berbeda, dan terus melakukan<em> cupping</em> untuk melatih indera perasa, kata perempuan yang mengibaratkan kopi Sumatra layaknya pria atletis ini.</p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/headline4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13259" alt="headline4" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/headline4.jpg" width="588" height="891" /></a></p>
<p>Kini Mira beserta suaminya bergiliran menjaga <em>Headline Coffee,</em> sebuah espresso dan <em>brew bar</em> yang menyajikan berbagai variasi menu kopi dan makanan ringan. Dengan ukuran sekitar 30 meter persegi, <em>Headline Coffee</em> yang yang barnya bergaya interior Skandinavia didominasi oleh kayu  berwarna krem dan dihiasi oleh ilustrasi dan <em>typography</em> dari kartunis yang film-nya digemari oleh anak-anak hingga dewasa seperti saya.</p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/headline2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13261" alt="headline2" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/headline2.jpg" width="588" height="880" /></a></p>
<p>Karena ukurannya yang mini, kapasitas tempat duduknya cukup terbatas, namun bagusnya mereka berdua akan segera menambah kapasitas di halaman sekaligus sebagai area merokok. Tapi untuk urusan kopi, Mira langsung bertanggung jawab dan memilih secara seksama racikan kopi yang mereka sajikan dengan rentang harga 10 <em>(single espresso)</em> dan 26 ribu <em>(ice latte)</em> dan sesekali mereka menyuguhkan kopi dari berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Para penikmat kopi khususnya dari Jakarta, kini Anda bisa berkunjung ke Headline, bila kebetulan berjumpa dengan Mira,  Anda tentu bisa berbincang dengan seorang<em> Q Grader, SCAA Star Cupper,</em> dan <em>WBC Certified Judge,</em> sebuah profesi yang jarang dilakoni oleh perempuan di Indonesia, tapi Mira salah satunya.</p>
<p style="text-align: center;">*  *  *</p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/panini.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13264" alt="panini" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/panini.jpg" width="588" height="880" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/chai.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13265" alt="chai" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/chai.jpg" width="588" height="963" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/Mira1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13263" alt="Mira1" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/Mira1.jpg" width="588" height="494" /></a></p>
<p><a href="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/headline5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13258" alt="headline5" src="http://www.cikopi.com/wp-content/uploads/2013/05/headline5.jpg" width="588" height="661" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cikopi.com/2013/05/sensory-wbc-judge-mira-yudhawati-headline/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
