Mesin Roasting Dari Bali ini Sudah Dieksport Ke Swiss

b3

Masih ingat tentunya dengan mesin roasting berkapasitas satu kilogram yang harganya 7 jutaan saat pertama kali saya buat artikelnya sekitar 3 tahun lalu. ? Dibuat oleh William Edison (30), yang sudah lebih dari satu dekade bermukim di Bali dan terus memproduksi mesin roasting hingga kapasitas 12kg. Kini hasil jerih payahnya telah menembus ke pasar Swiss, suatu prestasi yang tentunya sangat membanggakan dan aya khusus menemui suami Elva Joshepine pada saat berada di Denpasar minggu kemarin.

b1

One Bean

Di dalam lokasi Pasar Wates, di lantai dua sebuah ruko, Nonce Alfian, karyawati One Bean, payung perusahaan William sedang melakukan sangrai kopi pada mesin yang berkapasitas 1 kilogram (W600i + cooling system). Selain menjadi tempat roasting, One Bean juga merupakan gerai kopi lengkap dengan berbagai alat seduh dengan kopi Toraja sebagai salah satu sajian yang mereka gunakan.

Sambil menunggu selesainya roasting, di bagian bar, Emmerson Tang, menyiapkan seperangkat alats eduh syphon beserta beam heater sebagai pemanasnya. Di ruangan sebelah dalam dua ruko yang dijadikan satu ini, Edison menempatkan berbagai varian biji kopi yang siap di roasting untuk memenuhi pesanan pelanggannya.

Beginilah suasana keseharian di One Bean, yang menjadi pusat aktivitas Edison sejak ia menempati lokasinya sekitar satu setengah tahun lalu.

b4

Inovasi

Edison memberikan penjelasan mengenai mesin roasting yang sudah ia mutakhirkan yang antara lain misalnya pada aspek drum yang kini terdiri dari dua lapis agar panas lebih merata dan stabil. Kedua, sebuah probe untuk memantau suhu biji kopi yang berada di dalam drum sehingga pengguna bisa memantau pergerakan suhu yang terjadi.

Selain hal tersebut, sistem pendinginan kini disempurnakan dengan dilengkapi agitator dan motor untuk menghisap panas pada biji kopi. Terakhir, tampilan juga dipercantik dengan penambahan kaki sebagai penopang keseluruhan unit mesin roasting yang kini harganya tentu telah disesuaikan.

Anda boleh tidak percaya, tapi sejak awal pengembangan, desain, pemilihan material, hingga fabrikasi dilakukan sendiri oleh William yang tak punya latar belakang ilmu teknik apapun kecuali ilmu komputer yang ia peroleh dari Taiwan.

Dengan dibantu salah satu saudaranya yang biasa bekerja di bengkel William, lima tahun lalu mulai mewujudkan keinginan memperoduksi mesin roasting, yang kini terus disempurnakan dan ditingkatkan kapasitasnya.

b2

Bali, Gayo dan kini Swiss

Bila Bali terkenal dengan dunia pariwisatanya, William malah mengambil arah yang tak ada hubungannya dengan nadi ekonomi tempat dimana ia tinggal. Tak ayal sering kesulitan mencari material atau komponen yang akan digunakan pada saat awal pembuatan mesin roasting-nya dan terpaksa harus bolak balik ke Jakarta sebelum prototip awalnya selesai dikerjakan.

Mesin itulah yang ia bopong ke rumah saya untuk dicoba bersama untuk kemudian melahirkan tulisan “Mesin Roasting 7 Jutaan”. Tiga tahun kemudian, siapa sangka mesin yang sama dan telah dikembangkan sedemikian rupa memperoleh kepercayaan dari pembeli dari salah satu negara Eropa.

Mesinnya juga banyak terbang ke pusat sentra kopi di Indonesia dan terbanyak adalah di Gayo, sebuah berkah tersendiri bisa dipercaya di sentra kopi penting di Indonesia. Apalagi tanpa banyak promosi ia pernah menerbangkan mesin buatannya untuk disumbangkan secara khusus kepada kelompok uji cita rasa di Gayo yang salah satu tujuannya digunakan untuk pengembangan kopi di kawasan tersebut.

Mimpi William agar siapapun bisa melakukan roasting tanpa terlebih dahulu perlu mengeluarkan modal besar untuk belajar kini sudah tercapai. Produknya semakin beragam dan berbagai penyempurnaan yang terus ia lakukan. Swiss ? Sama sekali tak pernah mimpi sejauh itu, tapi produk yang dulu pernah dibopong dengan susah payah ke rumah saya akhirnya terbang juga ke negara tersebut.

Saya ikut berbahagia bisa memperkenalkan William Edison kepada khalayak, tapi pencapaiannya sejauh ini adalah prestasi tersendiri yang diraih seorang putera nelayan dari Bagansiapiapi, Riau. William Edison.

*  *  *

11 replies
  1. edy yanto
    edy yanto says:

    saya bisa minta nomer HP yang bisa di hubungi , sekalaian bisa minta detailnya mesin roaster kapasitas 1 – 3 kg , trimakasih

    Reply
  2. dimas fackrudin
    dimas fackrudin says:

    sy ingin tanya harga mesin roaster w600i kapasitas 1-3 kilo dan kapasitas 10-15kilo brapa harga per 1 unit ya sm proses pembayaranya gimana trima kasih

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *