Froco Roasting

Saat ditemui dua minggu kemarin, Christian Heryanto (34) sedang sibuk berbenah di pabrik perakitan mesin roasting Froco yang berlokasi di kawasan belakang Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Material logam dan peralatan berat berserakan di sana-sini dan beberapa mesin yang sudah semuanya sudah habis dipesan oleh para pelanggannya sedang dalam tahap akhir perakitan.

fr1

Dari Tangerang Hingga ke Maldives

Kini nama Froco sebagai pabrikan mesin roasting sudah semakin berkibar, bukan hanya di Indonesia, tapi mesinnya sudah dikirim ke beberapa negara yang mulai mengenal reputasi dan kehandalan perusahaan yang setiap hari masih me-roasting 2o ton kopi.

Pengiriman terakhir mesin roasting yang didesain oleh Christian Heryanto sudah menghirup udara pantai Maldives, negara tujuan wisatawan eksotis di Samudra Hindia. Sebelumnya, seorang roaster dari Afrika Selatan memesan khusus mesin buatan Froco selain negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Maklumlah beberapa bulan terakhir Christian harus memenuhi uji kelayakan yang cukup berat terutama fitur keselamatan dari negara pengimport. Bukan itu saja, semua spesifikasi mesin harus disertakan beserta skema panel elektroniknya dan setiap komponen yang digunakan.

Untunglah karena setiap negara meluluskan audit-nya dan kini nama Froco secara perlahan sudah semakin banyak dikenal sebagai salah satu pabrikan mesin roasting khususnya untuk kawasan di Asia Pasifik.

fr2

Inovasi Back Door

Saya mengenal Christian sejak awal blog ini dibuat dan sedikit tahu bagaimana ia berjibaku dan menghabiskan waktu istirahatnya, seringkali hingga fajar menjelang mendesain, menghitung rumus matematika dengan simbol aneh yang tak saya kenal sama sekali, hingga mengetik puluhan ribu baris program komputer untuk panel yang akan ditempelkan pada mesin roasting-nya.

Tak selalu mulus, karena ia juga sering bercerita bahwa kegagalan sering terjadi pun setelah ia harus menghabiskan banyak biaya sebagai harga yang harus ditebusnya. Tapi Chrsitian, yang kalau sedang menjelaskan desain mesinnya harus sering di rem agar otak saya mampu mencerna kalimatnya, tak akan pernah berhenti untuk terus melakukan inovasi dan penyempurnaan karyanya.

Sistem back-door seperti yang kini terpasang pada mesin roasting-nya untuk membuang panas dan tekanan pada kompartemen utama tanpa harus melalui drum adalah ide kreatifnya dalam sebuah rekayasa teknik yang dirasakan manfaatnya khususnya para roaster kopi spesial.

fr3

Froco FR5i

Kami berdua penyuka audio walau berbeda “agama” dalam fotografi, dan dalam tulisan ini Christian mengenalkan mesin roasting terbarunya dengan tipe “Froco FR5i” dengan penggunaan electronic air flow controller, motor independen untuk agitator, ventilasi, dan pendinginan, panel elektronik yang disertai dengan PID untuk pengaturan suhu.

Kapasitas maksimal yang bisa di roast sebanyak 5kg dan paling sedikit 1 kg dan akan menghabiskan daya listrik 2000 watt. Walau kosmetik, pengecatan dilakukan dengan menggunakan powder coating pada oven khusus yang ia bangun di pabriknya. Sistem ini membuat warna cat tidak akan berubah walau mesinnya didera oleh suhu ratusan derajat celcius.

fr7

Purna jual dan pembelian kembali

Selain kapasitas 5kg, kami berdua juga mencoba mesin yang lebih kecil untuk keperluan di coffee shop atau siapa saja yang ingin memiliki mesin ini dengan kapasitas 1kg.

Dukungan purna jual merupakan hal yang serius di Froco walau Christian mengakui bahwa mesinnya memang tidak murah apalagi dengan dukungan material dan komponen terpilih.

Froco mengibaratkan mesinnya sebuah jam tangan artisan yang harganya akan terus naik seiring waktu. Terlebih, Christian tidak ragu untuk membayar kembali harga mesin yang ia jual selama konsumen melakukan upgrade mesin Froco ke kapasitas yang lebih besar.

fr4

Ini tulisan kesekian tentang Froco sebagai bentuk dukungan saya terhadap kiprahnya membawa nama baik Indonesia di mata roaster negara lain dan itu butuh perjuangan yang sangat panjang. Christian sudah mengajarkan kepada saya me-roasting dengan teflon sebagai awal mula untuk tahu proses dasar dan apa yang terjadi saat biji kopi terkena suhu panas.

Ia juga selalu meyakinkan dan menyemangati, bahwa siapa saja mampu me-roasting dan tak usah takut untuk mencoba dengan alat apapun yang dimiliki karena kalimat mukjizatnya “selama tidak gosong“.

fr5

 

Bila waktu dan tempat mengijinkan, saya sungguh ingin mengajak Christian road show ke kota lain untuk berbagi ilmu dan pengalamannya dalam hal roasting dan pengetahuan yang luas tentang cara kerja mesin ini.

Kredibilitasnya sebagai pembicara di bidang ini tentu sulit terbantah bila sehari-hari anak Tangerang ini me-roasting 20 ton kopi. Tentunya Anda setuju dengan pendapat terakhir saya.

Pembaca tertarik untuk mengikuti kelasnya ?

*  *  *

13 replies
  1. bepe1379
    bepe1379 says:

    Bisa gak ya ya disajikan kaya otomotif tapi in utk mesin roasting dalam negeri, yang saya tahu udah ada 3 pabrikan yaitu froco, 7 jutaan william dan punya uncle john, hebat tu kalau bisa disajikan, makasi.

  2. Ferdee Sugiono
    Ferdee Sugiono says:

    Dan saya termasuk salah 1 korban Christian yg bahagia..
    Saya sangat bangga bahwa ada putra Indonesia yg seperti ini..
    Meskipun mata saya & Christian kurang lebar, tapi hati kami tetap Nusantara..!!

    hidup kopi specialty Indonesia..!!

  3. Benny K W
    Benny K W says:

    Waktunya roaster Indonesia berkibar…
    Bravo!!! Saya kenal sekelompok orang yg menggunakan froco n two thumbs up!! Its never disappointing!!! N saya sgt setuju dgn kalimat “jangan gosong”

Comments are closed.