Coffee Syphon

(Update cara kedua) Blue Bottle di San Francisco membuat debut dengan alat Syphon yang menggunakan pemanas halogen seharga 20 ribu dolar. Alatnya dibuat oleh perusahaan Hario Glass dari Jepang dan menjadi pertanda kembalinya metode brewing klasik di berbagai cafe di Amerika selain pour over. Alat syphon atau vacuum coffee maker yang saya foto di sini tentu saja tidak berharga selangit, namun tetap diproduksi oleh Hario, perusahaan terkemuka yang memproduksi alat2 seduh kopi dari negara Jepang. Akhir pekan kemarin saya melakukan unboxing di kota Bandung dan dibantu oleh orang tua saya yang juga penikmat kopi. Sebenarnya sejak dulu saya agak sungkan dengan syphon yang ritualnya sedikit merepotkan, tapi pendapat itu harus diubah manakala kopi yang dihasilkan benar2 sesuai selera kami berdua, terlepas dari segenap tahapan yang harus dilalui.

Bentuk syphon memang lebih menyerupai alat2 di laboratorium ketimbang sebagai penyeduh kopi dan umumnya terbuat dari bahan gelas. Pertama kali dikenalkan di negara Prancis dan Jerman lalu menyebrang ke Amerika dan seluruh dunia dan saat ini sangat populer di beberapa negara Asia Timur seperti Jepang dan Korea.

Tentu saja diperlukan kehatia-hatian ekstra karena benda bulat lonjong ini tentu saja mudah pecah. Sudah ada sejak akhir abad ke-19  Alatnya terdiri dari empat bagian utama yaitu dua tabung atas dan bawah, pipa yang mengalirkan air dari tabung bagian bawah ke atas, filter untuk menyaring ampas kopi, dan terakhir adalah pemanasnya itu sendiri.

Untuk sistem pemanas biasanya digunakan bahan bakar metanol atau lebih dikenal dengan nama generik spiritus. Pihak maharaja Coffee yang menyuplai alat ini menyarankan saya menggunakan brikka, kompor gas mini yang akan mempercepat proses pemanasan. Menurut mereka, mini gas burner sudah sering dijadikan pilihan dibanding alat pemanas yang terdapat dalam paket pembelian Hario karena kecepatan dan kepraktisannya.

Syphon bekerja dengan menggunakan teknik suction yang dihasilkan oleh uap panas . Tekanan ini mengakibatkan aliran air naik ke atas melewati filter dan membasahi kopi dalam proses brewing. Air kopi akan ter-filter dan turun ke bawah karena ketiadaan tekanan manakala sumber pemanasnya dimatikan. Filter yang berada tepat di bagian tengah akan berfungsi sebagai penyaring ampas kopi. Biasanya filter terbuat dari kain flanel yang bisa dibersihakan dan dipakai berulang-ulang walau lama kelamaan warnanya akan kuning kecoklatan. Alasan inilah yang menjadi sebab utama saya agan sungkan melakukan ulasan syphon.

Bagusnya untuk model terbaru, Hario mengenalkan filter kertas yang bisa kita pasang dan cuci kembali, atau silakan buang kalau  anda malas membersihkannya. Tahapan persiapan untuk menikmati kopi dengan syphon tidaklah rumit. Saya memulai dengan memanaskan air, menggiling kopi dengan grind yang agak lebih halus sedikit dibanding french press. Saat air sudah mulai panas, tidak sampai mendidih, tuang ke chamber bagian bawah, pasang filter, pasang sebagai penghubung kedua chamber. Masukan kopi sekitar 15gr atau dua sendok takar yang disediakan Hario. Selanjutnya nyalakan mini gas burner dari Brikka.

Bila air nya cukup panas (70-80 derajat Celsius) maka pemanasan selanjutnya hanya berkisar kurang dari satu menit. Air panas kemudian perlahan pindah dari chamber bawah ke atas melewati filter lalu membasahi kopi. Aduk perlahan, dan apabila semua air sudah berada di bagian atas, matikan alat pemanas. Biarkan kopinya turun dan untuk selanjutnya siap dinikmati.

Bagi saya pribadi syphon menghasilkan kopi yang smooth dan friendly, serta lebih meningkatkan aroma dengan wangi semerbak di ruang tamu saat saya berdua dengan ayah saya menikmati kopi dari alat ini. Kalau anda mau sedikit direpotkan, usaha tersebut tida akan sia2 saat betapa nikmatnya kopi yang dihasilkan oleh syphon.

Berikut cara2 lengkapnya yang saya potret agar lebih jelas :

* * * *

20 replies
  1. se7en
    se7en says:

    Boss, itu brikka gas burner beli dimana yah?.minat bener saya.trus bahan bakarnya pake apaan itu ? gas ?

  2. yudi
    yudi says:

    mana contact personnya ni bos.
    sy minat tuk lebih lanjut,tp sy mau yg kapasitas max 5liter bos.tks

  3. Ewin Tan
    Ewin Tan says:

    Mas,

    Mau tanya, bisa beli dimana spare-partsnya? Punya saya, bagian atas-nya pecah karena kurang hati2 pas nyuci. thanks

    – Coba google “Maharaja Coffee”, mereka jual spare parts-nya.

  4. Dani Buldani
    Dani Buldani says:

    foto2 nya sangat berkualitas bagus banget saya yakin ini hasil fotografer propesional memiliki nilai seni tinggi,…sprti nya owner nya seorang pecinta seni fotografi.saya salut.salam sukses cikopi.com

  5. Harbudi
    Harbudi says:

    Wah Pak Andis, sial betul sampai pecah. Memang agak sulit cari part siphon jika pecah. Tapi saran saya Pak Andis harus menuliskan brand dan model siphon-nya, jika tidak tentu sulit kawan-kawan membantu Bpk. Karena model dan merek siphon, relatif banyak.

  6. Andis KOPI BRO
    Andis KOPI BRO says:

    Coffee House KOPI BRO

    Salam Coffee Lovers

    Saya pernah memiliki Coffee Maker jenis Syphoon. Tidak lama saya pakai, cawan bagian bawah [penampung air] pecah akibat jatuh saat saya cuci. Yang saya tanyakan dimana saya harus mencari cawan tersebut, agar saya bisa menggunakan alat siphoon ini lagi. Terimakasih sebelumnya atas informasinya.

  7. danny
    danny says:

    salam kenal, master kopi

    saya baru saja membeli shypon kopi ini, memang pengalaman proses penyeduhannya yang sangat menarik, bahkan saya rencana cari balancing syphon.

    Yang saya tanyakan dalam penyeduhan kopi faktor suhu air kan penting, kalau pakai syphon apakah suhu air tidak terlalu panas? Mengingat air mendidih naik sampai ke atas (dibiarkan brewing 30 detik)

    saya juga hobi teh, mulai Gyokuru, sencha, maatcha dan faktor suhu air harus sangat diperhatikan

    thanks mohon info nya.

  8. Sukamto
    Sukamto says:

    Dimana bisa dibeli & berapa harga satuannya?

    Kontak aja ke Maharaja Coffee di (021).6248148. untuk harganya.

  9. Chipz
    Chipz says:

    satu kata.

    KEREEEEEENNNNN!!

    saya ngga ngerti banyak tentang kopi..saya cuma tau kopi kapal api..

    tapi liat ini kereeenn..kayaknya enak..

    hehe..

    salam kenal.

  10. coffeeshopz
    coffeeshopz says:

    ada deleted scene segala hehehe

    bukannya ada pak Toni.. accesories nya di dalam nya.. pengaduk yg plastik coklat tua .. nya

    Salam
    Coffeeshopz.
    Toko kopi dan alat-alat kopi Online

  11. genta
    genta says:

    Mas ton, hario yang model kaya gitu harganya berapa?? dapet cadangan filter kertasnya nggak?? Trims…

  12. Henry
    Henry says:

    wuih baru pertama kali lihat beginian, alat2 kayak gini yg bikin saya hobi ngopi karena selain nilai romantik nya, pengalaman brewing seperti ini juga bukannya bikin repot tapi malah jadi santai, asalkan mood kita sudah prepare untuk ini, pasti enjoy deh! 😀

Trackbacks & Pingbacks

  1. […] saya kebanyakan nganggur jadi seikit dikaryakan untuk percobaan menggantikan filter kertas pada Hario Syphon Coffee Maker yang tipe MCA. Berbeda dengan model lainnya yang memakai filter dari kain, tipe […]

Comments are closed.